Blogger SMK YADIKA NATAR: Umum

Gedung SMK Yadika Natar

SMK Yadika Natar merupakan sekolah yang lokasinya masih satu kompleks dengan gedung SMP - SMA - SMK Yadika Natar

Masa Orientasi Siswa

Kegiatan Masa Orientasi siswa yang dilakukan sebagai proses untuk mengenal dan memahami semua hal tentang SMK Yadika Natar, baik itu Staff pengajar, kakak kelas, pegawai, hingga lingkungan sekolah.

Teknik Kendaraan Ringan

Teknik kendaraan ringan (TKR) merupakan salah satu program Keahlian/jurusan yang menjadi Mata Kejuruan diSMK Yadika Natar. Mempelajari tentang penanganan Kendaraan ringan, perakitan, service, sampai dengan maintenence.

Foto Akhir Tahun

Di SMK Yadika Natar telah di bentuk tim pembuat buku tahunhan yang tujuannya adalah untuk mengabadikan setiap moment masing - masing angkatan untuk dijadikan dokumentasi dalam Buku kenangan.

Staf pengajar

Staf pengajar yang berada di SMK Yadika Natar merupakan orang - orang yang sangat berpengalaman dan kompeten di bidang keilmuannya.

Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2012

10 Cara Menghemat Konsumsi BBM

Ada banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm mobil. Seperti kapasitas mesin, transmisi, bobot kendaraan dan tekanan ban. Selain itu, tingkat kepadatan lalu lintas, pola mengemudi dan kondisi mobil pun turut memberi pengaruh. Lalu bagaimana cara menghemat konsumsi bbm sekaligus memperpanjang jarak tempuh mobil? Anda bisa menghemat konsumsi bbm mobil Anda dengan 10 cara ini.


1. Menjaga putaran mesin

Umumnya, torsi maksimum mesin berada pada 2.500-3.500 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Sedang jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

2. Gunakan AC dengan bijak

Menggunakan AC memberi beban besar pada mesin yang dapat meningkatkan konsumsi bbm. Non-aktifkan AC jika udara luar cukup untuk menyejukan kabin mobil. Pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh. Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan udara panas dari kabin. Sehingga dapat mengurangi kerja AC untuk mendinginkan kabin.

3. Hindari akselerasi dan pengereman mendadak

Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

4. Cermati tekanan dan keselarasan ban

Kurangnya tekanan ban jelas berbahaya. Kondisi itu dapat menambah hambatan untuk melaju. Untuk mencapai kecepatan tertentu, mesin bekerja lebih keras ketimbang normal yang membutuhkan lebih banyak bbm. Juga dapat meningkatkan keausan ban yang tidak merata. Keselerasan ban, keausan bearing roda dan rem yang menyangkut dapat menambah konsumsi bbm 10%.

5. Servis mobil secara berkala

Saringan udara dan oli kotor, busi yang sudah aus, oli mesin lama tidak diganti, knalpot bocor dan masalah pada sistem kontrol emisi dapat meningkatkan konsumsi bbm. Lakukan servis berkala untuk mengurangi hambatan ini. Lebih baik lagi jika servis itu dilakukan sebelum mencapai jarak tempuh yang telah ditentukan.

6. Pakai bbm dengan oktan sesuai

Banyak mesin mobil yang dapat bekerja baik dengan bahan bakar bernilai oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Kecuali jika terdengar knocking.  Tapi performa mesin maupun konsumsi bbm akan membaik saat menggunakan bbm dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

7. Kurangi beban

Jangan gunakan bagasi mobil sebagai lemari kedua Anda. Atau Anda selalu membawa banyak barang dan aksesori berat yang tidak dibutuhkan pada perjalanan Anda hari itu. Penambahan beban ini membuat mesin bekerja lebih berat dari kondisi normal. Pasalnya, Anda harus menginjak pedal gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan.

8. Hindari macet

Kondisi stop and go  begitu cepat mengurangi isi tangki bbm mobil Anda. Sebisa mungkin hindari jam-jam sibuk untuk menghindari macet. Hindari pula membiarkan mesin idle  untuk waktu yang lama, seperti menyalakan mesin ketika menunggu. Karena kondisi itu membutuhkan lebih banyak bbm ketimbang mematikan dan menyalakan mesin lagi.

9. Rencanakan rute perjalanan

Menentukan rute perjalanan yang efektif dan terhindar dari macet memang membutuhkan pengalaman Anda. Hindari jalan macet yang pernah Anda lewati di waktu lampau. Menggunakan peta dan GPS akan memudahkan Anda menentukan rute perjalanan. Jika ingin singgah beberapa kali, upayakan agar rutenya tetap satu poros.

10. Mengemudi smart

Mengurangi kecepatan yang biasa Anda gunakan dapat menghemat bbm. Melaju pada kecepatan 100 km/jam menggunakan bbm sekitar 15% lebih banyak ketimbang melaju pada 80 km/jam. Menggunakan fitur cruise control di jalan bebas hambatan atau mengaktifkan overdrive untuk transmisi otomatis, membuat ECU mesin memerintahkan suplai bbm pada mode ekonomis.

Sumber: Autobild